Trenggalek – Kegiatan Pendampingan Belajar menjadi salah satu program kerja harian yang dilaksanakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung melalui Divisi Pendidikan dan Teknologi di Dusun Jatisari RT 21 RW 11, Kecamatan Pogalan, Kabupaten Trenggalek. Program ini diselenggarakan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan sekaligus memberikan pendampingan kepada anak-anak dalam proses belajar di luar jam sekolah. Kegiatan dilaksanakan di rumah kediaman Bapak Harmaji selaku Ketua Karang Taruna yang telah memberikan fasilitas dan dukungan sehingga program dapat berjalan dengan baik.
Pelaksanaan pendampingan belajar dilakukan secara rutin setiap hari Senin hingga Kamis, mulai pukul 15.00 sampai 16.00 WIB. Dalam kegiatan ini, mahasiswa KKN mendampingi anak-anak dalam mengerjakan tugas sekolah, membantu memahami materi pelajaran yang belum dipahami, serta memberikan latihan soal dan pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan peserta. Proses pembelajaran dikemas secara interaktif melalui diskusi, tanya jawab, dan pendekatan yang menyenangkan sehingga mampu menciptakan suasana belajar yang lebih aktif dan tidak membosankan.
Selama pelaksanaan kegiatan, anak-anak menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam mengikuti setiap sesi pembelajaran. Mereka aktif bertanya ketika mengalami kesulitan dan bersemangat menyelesaikan latihan yang diberikan oleh mahasiswa. Pendampingan yang dilakukan tidak hanya berfokus pada peningkatan kemampuan akademik, tetapi juga bertujuan menumbuhkan rasa percaya diri, membangun kedisiplinan belajar, serta membiasakan peserta untuk belajar secara mandiri. Kehadiran mahasiswa KKN juga memberikan motivasi bagi anak-anak agar lebih giat belajar dan memiliki semangat untuk meraih prestasi di sekolah.
Meskipun demikian, pelaksanaan program masih menghadapi beberapa kendala. Perbedaan tingkat pendidikan dan kemampuan belajar peserta membuat mahasiswa harus menyesuaikan metode penyampaian materi agar dapat dipahami oleh seluruh peserta. Selain itu, keterbatasan waktu pelaksanaan menyebabkan materi yang dapat diberikan setiap pertemuan masih terbatas, sehingga diperlukan perencanaan pembelajaran yang efektif agar tujuan kegiatan tetap tercapai.
Secara keseluruhan, Program Pendampingan Belajar yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung memberikan dampak positif bagi anak-anak di Desa Pogalan. Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran yang membantu meningkatkan pemahaman materi sekolah, menumbuhkan semangat belajar, serta mempererat hubungan antara mahasiswa KKN dan masyarakat. Ke depan, program pendampingan belajar diharapkan dapat terus berlanjut melalui kerja sama antara masyarakat, Karang Taruna, dan pemerintah desa sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih luas dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di lingkungan Desa Pogalan.